Sejumlah unggahan di media sosial mengeklaim jet tempur Israel melakukan serangan terhadap kapal perang Iran di Selat Hormuz. Klaim tersebut beredar di tengah sorotan terhadap Selat Hormuz—wilayah di selatan Iran—yang disebut dikuasai Iran.
Dalam narasi yang menyertai unggahan, penutupan Selat Hormuz dikaitkan dengan serangan mendadak yang disebut dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Video yang dibagikan memperlihatkan jet tempur yang terbang sejajar dan tampak menghantam kapal perang, disertai ledakan di bagian lambung kapal.
Namun, klaim tersebut tidak benar. Video yang beredar merupakan konten manipulasi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Indikasi video dibuat dengan AI terlihat dari adanya watermark “Veo” di pojok kanan bawah. Veo diketahui sebagai teknologi generator AI yang dikembangkan Google.
Selain itu, berdasarkan pengujian menggunakan Hive Moderation, konten tersebut terdeteksi memiliki probabilitas 95,6 persen sebagai AI generatif. Dengan temuan tersebut, video yang diklaim sebagai serangan jet tempur Israel terhadap kapal perang Iran di Selat Hormuz dipastikan merupakan hoaks.

