Sebuah video yang menampilkan sejumlah pesawat terbang dalam formasi beredar luas di media sosial. Unggahan itu disertai klaim bahwa video tersebut merupakan latihan Angkatan Udara Israel sebagai persiapan akhir untuk menyerang Iran.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan klaim tersebut tidak tepat. Video yang beredar bukan rekaman terbaru yang terkait langsung dengan rencana serangan, melainkan dokumentasi lama yang kembali disebarkan dengan konteks keliru.
Video dengan narasi tersebut diunggah salah satunya oleh sebuah akun Facebook pada Selasa (17/2/2026). Dalam unggahan itu tertulis bahwa Iran menyatakan Angkatan Udara Israel melakukan latihan pengisian bahan bakar udara jarak jauh pada malam sebelumnya sebagai bagian dari persiapan menyerang negara tersebut. Video serupa juga beredar di platform X dengan narasi berbahasa Inggris.
Berdasarkan penelusuran, video itu setidaknya sudah beredar sejak dua tahun lalu. Media Israel, Ynet Global, pernah mempublikasikan video yang sama pada Agustus 2024 dengan mencantumkan sumber dari Angkatan Udara Israel.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa rekaman itu memperlihatkan latihan pengisian bahan bakar di udara yang melibatkan jet tempur F-35 dan F-15. Latihan itu disebut menunjukkan kemampuan pesawat untuk menjangkau target jarak jauh, seperti Iran dan Yaman.
Akun X Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Force/IDF) juga mengonfirmasi adanya latihan tersebut. IDF menyebut latihan pengisian bahan bakar udara itu dilakukan di wilayah udara Israel dan mensimulasikan penerbangan jarak jauh di belakang garis musuh, termasuk pengisian bahan bakar udara dalam waktu singkat.
Adapun pesawat yang dilaporkan terlibat dalam latihan tersebut meliputi F-35i, F-15, serta pesawat pengisian bahan bakar udara Boeing 707.

