Klarifikasi: Video Prabowo Disebut Bantah Janji Naikkan Gaji Guru Ternyata Rekaman 2018

Klarifikasi: Video Prabowo Disebut Bantah Janji Naikkan Gaji Guru Ternyata Rekaman 2018

Sebuah narasi di media sosial mengklaim Presiden Prabowo Subianto membantah pernah berjanji menaikkan gaji guru saat kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Klaim itu disertai kolase dua video: satu cuplikan wawancara yang menampilkan pernyataan Prabowo soal janji politik dan utang negara, serta satu video lain yang memperlihatkan momen Prabowo menyampaikan janji terkait gaji guru dalam kampanye Pilpres 2024.

Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan narasi tersebut keliru karena konteks pernyataan Prabowo pada video pertama tidak utuh dan tidak terkait dengan kampanye Pilpres 2024.

Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Lens, cuplikan video yang diklaim sebagai bantahan Prabowo terhadap janji menaikkan gaji guru telah beredar sejak 2018. Video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Kompas TV dan merujuk pada peristiwa menjelang Pilpres 2019.

Dalam konteks aslinya, Prabowo merespons isu kenaikan gaji guru hingga Rp 20 juta jika terpilih pada Pilpres 2019. Pernyataan tersebut muncul setelah Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pilpres 2019, Mardani Ali Sera, mengusulkan agar gaji guru dinaikkan sampai Rp 20 juta.

Pada 21 November 2018, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Prabowo mempertanyakan sumber dana untuk menaikkan gaji guru hingga angka tersebut, dengan menyinggung kondisi utang Indonesia. Dalam cuplikan yang beredar, Prabowo mengatakan, “Kenaikan ini kenaikan itu, uangnya dari mana gitu lho. Kita utang terus. Tiap hari utang kita Rp 1 triliun tiap hari. Kalau saya omong ini, saya janji ini, saya janji itu, saya kan bohong kepada rakyat.”

Dengan demikian, video wawancara yang dipakai untuk mendukung klaim bahwa Prabowo membantah janji menaikkan gaji guru pada Pilpres 2024 merupakan rekaman lama dari 2018 dan berkaitan dengan polemik janji kenaikan gaji guru Rp 20 juta pada Pilpres 2019, bukan pernyataan tentang janji kampanye Pilpres 2024.