SAMARINDA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur memaparkan rencana penggunaan anggaran hibah tahun 2026 di hadapan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, Kamis (26/2/2026). Paparan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen KONI Kaltim terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras memimpin langsung ekspose di Ruang Rapat Asdatun Kejati Kaltim. Ia didampingi Sekretaris Umum Akhmad Albert, Bendahara Umum Fadliansyah, serta Wakabid Data Ronny Rachman.
Dalam pemaparan itu, Rusdiansyah merinci rencana penggunaan anggaran hibah 2026 yang telah disetujui sebesar Rp16,5 miliar. Nilai tersebut disebut minimalis dibandingkan usulan awal pada APBD Murni 2026 yang mencapai Rp67,626 miliar.
Asdatun Kejati Kaltim Dr. Arief Indra Kusuma Adhi, SH, M.Hum, yang didampingi Riyan Permana, SH, MH dan Rudi Iskonjaya, SH, MH, menyampaikan apresiasi atas langkah KONI Kaltim. Menurutnya, sebagai mitra pendampingan hukum (legal assistance), Kejati perlu mengetahui secara rinci setiap pos belanja agar pelaksanaannya berada dalam koridor hukum yang berlaku.
“Kami mengapresiasi ekspose yang disampaikan KONI Kaltim. Meskipun anggaran yang direalisasikan sebesar Rp16,5 miliar ini jauh dari usulan awal, namun perencanaan yang matang sangat diperlukan agar tetap tepat sasaran,” ujar Arief Indra.
Salah satu poin yang mendapat sorotan positif adalah pelibatan pihak eksternal dalam pengawasan dan pengelolaan keuangan hibah. KONI Kaltim menggandeng akuntan publik dan konsultan pajak untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas.
“Ini menunjukkan keseriusan KONI Kaltim dalam hal transparansi dan akuntabilitas. Pelibatan akuntan publik dan konsultan pajak adalah langkah profesional untuk memastikan tata kelola keuangan yang bersih,” tambah Arief Indra.
Pertemuan ditutup dengan diskusi mengenai penguatan sinergi antara KONI Kaltim dan Kejati Kaltim dalam pendampingan hukum sepanjang tahun anggaran 2026. Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan hukum yang diberikan, Rusdiansyah Aras menyerahkan plakat penghargaan kepada Asdatun Kejati Kaltim.
Dengan pendampingan tersebut, KONI Kaltim berharap seluruh program kerja olahraga di Benua Etam dapat berjalan lancar tanpa terkendala persoalan administrasi maupun hukum.

