Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin memaparkan sejumlah terobosan reformasi layanan publik yang telah dijalankan selama satu tahun masa pemerintahannya. Pemaparan tersebut disampaikan dalam forum NGOPI Ramadan di Taman Plaza Monumen PETA, Minggu (1/3/2026) malam.
Salah satu perubahan yang disoroti adalah transformasi layanan kesehatan di RSUD Mardi Waluyo. Mas Ibin menyebut digitalisasi layanan, khususnya sistem antrean pasien, menunjukkan peningkatan signifikan dalam waktu kurang dari setahun.
Menurutnya, pada awal Juni 2025 penggunaan antrean online masih berada di angka 20 persen. Kini, penggunaan sistem tersebut meningkat menjadi 90 persen. Ia juga menyampaikan bahwa pasien dapat pulang dengan membawa obat tanpa harus melalui antrean panjang.
Dalam kesempatan itu, Mas Ibin menegaskan komitmen pemerintahannya pada transparansi dan modernisasi pelayanan publik sebagai bagian dari upaya perbaikan layanan kepada masyarakat.

