Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Mulai Beroperasi, Dorong Transparansi Informasi Legislatif

Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Mulai Beroperasi, Dorong Transparansi Informasi Legislatif

TANGERANG — Media Center DPRD Kabupaten Tangerang resmi beroperasi sebagai upaya memperkuat transparansi informasi legislatif sekaligus meningkatkan sinergi antara lembaga dewan dan insan pers.

Peresmian operasional media center dilakukan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang, Yeni Yuliawati, mewakili Sekretaris DPRD Neneng Almirah, pada Senin (23/2/2026). Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat informasi yang modern, profesional, dan berimbang dalam menyampaikan aktivitas kedewanan kepada publik.

Dalam sambutannya, Yeni menegaskan media center tidak hanya berfungsi sebagai penyedia ruang kerja bagi wartawan, melainkan sarana strategis untuk memastikan arus informasi dari DPRD kepada masyarakat berjalan lebih efektif dan transparan.

“Kami berharap teman-teman jurnalis dapat menyajikan pemberitaan yang objektif dan berimbang. Dengan sinergi yang baik, masyarakat akan memperoleh pemahaman yang utuh mengenai tugas, fungsi, dan kinerja DPRD,” ujar Yeni.

Ia juga menyampaikan rencana penguatan sistem internal media center pada 2026 untuk membangun pola komunikasi dua arah yang lebih terstruktur antara DPRD dan media. Dengan sistem tersebut, penyampaian informasi diharapkan lebih cepat, akurat, dan efisien.

Sebelumnya, media center berada di lobi gedung utama DPRD Kabupaten Tangerang. Namun, seiring perluasan ruangan Bagian Keuangan Sekretariat Dewan (Setwan), fasilitas tersebut dipindahkan ke lokasi baru yang terpisah dari gedung utama dan dilengkapi sarana pendukung yang dinilai lebih representatif.

Penasihat Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, Jaya Kurnia, menegaskan penyediaan fasilitas ini tidak dimaksudkan untuk mengurangi independensi maupun daya kritis wartawan. Menurutnya, kebebasan pers tetap menjadi prinsip yang dijunjung tinggi.

“Fasilitas ini adalah bentuk dukungan terhadap kerja jurnalistik, bukan untuk membatasi. Kritik tetap diperlukan sebagai bagian dari demokrasi, selama disampaikan secara proporsional dan berimbang,” kata Jaya.

Ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan, agar insan pers tidak tertinggal dalam era digital.

Dengan mulai beroperasinya Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, diharapkan ekosistem informasi di daerah semakin sehat. Kolaborasi antara dewan dan media diharapkan dapat menghadirkan pemberitaan yang akurat, mencerahkan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.