Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk Terlambat, Bupati Sidoarjo Minta Percepatan karena Banjir Kian Parah

Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk Terlambat, Bupati Sidoarjo Minta Percepatan karena Banjir Kian Parah

Proyek pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami keterlambatan signifikan. Berdasarkan data lapangan, progres pembangunan disebut menyimpang hingga 46 persen dari target yang telah ditetapkan.

Keterlambatan tersebut memicu respons Bupati Sidoarjo, Subandi. Ia menilai molornya proyek bukan semata persoalan administrasi, melainkan berdampak langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan warga di wilayah terdampak banjir.

Subandi menyebut, selama konstruksi berlangsung, aliran sungai sempat ditutup sementara karena bagian lantai bawah bangunan belum selesai. Penutupan itu, menurutnya, mengganggu fungsi sungai sebagai jalur utama pembuangan air dari kawasan permukiman, khususnya dari Kedungbanteng dan sekitarnya menuju laut.

Dalam sebulan terakhir, dampak gangguan aliran tersebut disebut makin terasa. Genangan banjir setinggi sekitar 60 sentimeter dilaporkan masih merendam permukiman warga di Kedungbanteng, Tanggulangin, serta beberapa desa di sekitar hilir sungai. Warga juga menyampaikan banjir semakin sulit surut sejak aliran sungai ditutup untuk kebutuhan proyek.

Menanggapi kondisi itu, Subandi memerintahkan kontraktor dan dinas terkait memperketat pengawasan sekaligus mempercepat pengerjaan. Ia juga memberi sinyal evaluasi hingga sanksi administratif, termasuk opsi pemutusan kontrak, dapat dilakukan bila progres tidak segera dikebut.

Keluhan warga turut menguatkan desakan percepatan. Seorang warga bernama Suyitno mengatakan banjir telah berlangsung lebih dari 30 hari. Ia menyebut warga harus berjaga setiap malam untuk memantau ketinggian air dan berharap proyek rumah pompa segera dipercepat agar banjir tidak berlarut.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan rumah pompa tersebut rampung dan beroperasi penuh paling lambat awal 2026, dengan opsi percepatan pengerjaan sebelum puncak musim hujan awal tahun.