Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat mengikuti rapat sosialisasi Sistem Layanan Pengaduan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemkab Pesibar, yakni Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Armand Achyuni.
Rapat sosialisasi dipimpin Ketua Pelaksana Satgas SPPG Provinsi Lampung, Saipul, dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Batu Gukhi, Selasa (24/02/2026).
Dalam rilis Diskominfotiksan Pesisir Barat, sosialisasi tersebut disebut sebagai langkah strategis untuk memastikan standar kesehatan, kualitas konsumsi, serta transparansi distribusi dalam pelaksanaan Program Sistem Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kegiatan ini diikuti ribuan pemangku kepentingan, mulai dari pengelola satuan pendidikan, penyedia jasa boga (catering), hingga perwakilan orang tua murid dari berbagai daerah.
Saipul menegaskan, sistem layanan pengaduan ini merupakan solusi berbasis teknologi untuk memastikan setiap porsi makanan yang diterima anak-anak memenuhi standar nutrisi, kebersihan, serta ketepatan waktu distribusi. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan secara cepat, mudah, dan transparan apabila menemukan ketidaksesuaian di lapangan.
“Kami tidak hanya berbicara tentang memberi makan, tetapi menjamin kualitas,” ujar Saipul. “Sistem pengaduan ini menjadi mata dan telinga di lapangan agar program tetap amanah dan memberikan dampak nyata bagi generasi emas Indonesia.”
Dalam rapat itu juga dipaparkan sejumlah fitur utama sistem layanan pengaduan, di antaranya pengaduan yang dapat disampaikan melalui aplikasi mobile, situs web resmi, serta integrasi WhatsApp Bot. Setiap laporan akan dikategorikan berdasarkan tingkat urgensi—seperti kualitas makanan, keterlambatan distribusi, atau ketidaksesuaian jumlah porsi—dengan target tindak lanjut maksimal 1x24 jam.
Selain itu, pelapor dapat memantau status aduan secara real-time hingga laporan dinyatakan selesai. Sistem juga menjamin keamanan identitas pelapor guna mencegah potensi intimidasi.
Dengan penerapan Sistem Layanan Pengaduan Program SPPG, pemerintah berharap berbagai kendala di lapangan dapat diantisipasi lebih dini. Pemkab optimistis distribusi makanan bergizi dalam program SPPG dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

