Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Awasi Proyek Infrastruktur, Gandeng 38 Kampus

Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Awasi Proyek Infrastruktur, Gandeng 38 Kampus

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng mahasiswa untuk terlibat dalam pengawasan proyek infrastruktur daerah. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan 38 kampus di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, kolaborasi ini ditujukan agar kampus berperan sebagai kontrol terhadap kualitas pembangunan. Program tersebut juga dirancang untuk menyelaraskan kegiatan pendidikan, penelitian, praktik lapangan, magang, dan pengabdian masyarakat agar sejalan dengan prioritas pembangunan infrastruktur di Jawa Barat.

Menurut Dedi, kesepakatan itu diharapkan dapat mengoptimalkan sumber daya keilmuan dan tenaga ahli perguruan tinggi, terutama dalam memberikan rekomendasi teknis, kajian akademik, serta pendampingan pada berbagai proyek pembangunan infrastruktur daerah.

Ia menambahkan, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, workshop, dan sertifikasi yang relevan dengan pengembangan kualitas ketekniksipilan di Jawa Barat.

Pemprov Jabar dan kampus, kata dia, juga sepakat memperkuat koordinasi, pertukaran data, hingga akses wilayah yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Tridarma, khususnya di bidang teknik sipil.

Dedi menegaskan, mahasiswa yang dilibatkan tidak hanya melakukan pengamatan dari jauh. Mereka disebut akan memonitor dan melakukan pengawasan nonstruktural langsung di lapangan dengan mengikuti aturan keselamatan serta ketentuan hukum yang berlaku.

Rencana pelibatan mahasiswa ini turut mendapat respons positif dari masyarakat. Galuh, salah seorang warga, menilai gagasan tersebut baik karena memberi manfaat bagi mahasiswa berupa tambahan pengetahuan sekaligus pengalaman di lapangan.