Pendaftar Kartu Huma Betang Sejahtera Tembus 120 Ribu, Pemprov Kalteng Perketat Verifikasi Data

Pendaftar Kartu Huma Betang Sejahtera Tembus 120 Ribu, Pemprov Kalteng Perketat Verifikasi Data

PALANGKA RAYA — Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hingga awal Mei 2026, jumlah pendaftar program tersebut dilaporkan telah menembus sekitar 120 ribu orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menilai lonjakan pendaftar menjadi sinyal kuat tingginya kepercayaan publik terhadap KHBS sebagai program perlindungan sosial untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar.

“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat cukup tinggi. Namun di sisi lain, ini juga menjadi tanggung jawab besar bagi pemerintah untuk memastikan program ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Rangga.

Ia mengatakan, tingginya animo masyarakat harus diimbangi dengan pelaksanaan yang cermat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kata dia, memperketat tahapan verifikasi dan validasi data calon penerima manfaat untuk mencegah kesalahan distribusi bantuan dan memastikan program diterima oleh kelompok yang paling membutuhkan.

Rangga menambahkan, proses seleksi dilakukan secara berlapis melalui sinkronisasi data lintas instansi serta mempertimbangkan indikator sosial-ekonomi yang objektif. Menurutnya, mekanisme tersebut diperlukan untuk menjaga integritas program sekaligus meminimalisasi potensi penyimpangan di lapangan.

“Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama. Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat nyata dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut KHBS tidak hanya disiapkan sebagai bantuan jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi stimulus ekonomi dan memperkuat daya tahan sosial masyarakat di tengah berbagai tantangan.

Di tengah tingginya jumlah pendaftar, pemerintah mengimbau masyarakat mengikuti prosedur resmi serta memastikan kelengkapan data yang diajukan. Partisipasi aktif dan kejujuran warga dinilai menjadi faktor penting untuk menyukseskan program tersebut.

Rangga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengawal pelaksanaan KHBS agar berjalan sesuai prinsip keadilan sosial. Ia berharap program ini tidak berhenti sebagai bantuan semata, melainkan mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kalimantan Tengah.