Penerimaan Cukai Rokok Elektrik 2025 Naik 7,38 Persen, Industri Soroti Kepatuhan dan Transparansi

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik 2025 Naik 7,38 Persen, Industri Soroti Kepatuhan dan Transparansi

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mencatat penerimaan cukai rokok elektrik pada 2025 tumbuh 7,38 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini disebut mendorong pelaku industri memperkuat praktik bisnis yang lebih transparan dan patuh terhadap regulasi sebagai dasar keberlanjutan jangka panjang.

Berdasarkan data Bea Cukai, kontribusi terbesar penerimaan cukai rokok elektrik berasal dari produk cair sistem terbuka (open-system). Setelah itu, kontribusi disumbang produk sistem tertutup (closed-system) dan produk berbentuk padat.

Commercial and Corporate Director PT Delta Sukses Teknologi, Ira Octaviera, menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga standar dan kepatuhan. “Standardisasi dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan industri,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (24/2/2026).

Menurut Ira, inovasi di industri rokok elektrik perlu berjalan selaras dengan transparansi serta komitmen menghadirkan produk yang bertanggung jawab bagi konsumen.

Merespons dinamika industri, PT Delta Sukses Teknologi menyatakan seluruh proses produksi, distribusi, dan pemasaran produknya dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan juga mengembangkan diversifikasi portofolio produk di segmen closed-system dan open-system dengan menempatkan kualitas serta kepatuhan sebagai prioritas.

Setelah meluncurkan DJOY pada Oktober 2024, perusahaan memperkenalkan DJOY Beam Series pada September 2025 yang disebut menawarkan peningkatan performa pada kategori closed-system. Di segmen open-system, lini DWAY diperkenalkan melalui peluncuran DWAY Stark pada Mei 2025, disusul DWAY Ultra pada November 2025 untuk memberi fleksibilitas pilihan bagi konsumen.

Perusahaan menyebut seluruh lini produknya telah melalui pengujian ketat di laboratorium nasional maupun internasional. Produk-produk tersebut juga dinyatakan memenuhi ketentuan Tobacco Products Directive Safety (2014/40/EU) Uni Eropa, khususnya terkait keamanan bahan baku yang digunakan.

Selain aspek kepatuhan dan kualitas, PT Delta Sukses Teknologi menerapkan kebijakan penjualan terbatas bagi konsumen berusia 21 tahun ke atas. Kebijakan ini disertai pendekatan berbasis edukasi serta transparansi informasi kepada konsumen.

Industri rokok elektrik pada 2026 diperkirakan bergerak menuju fase standardisasi yang lebih jelas dengan pengawasan yang semakin terstruktur. Konsumen juga diprediksi kian kritis terhadap kualitas dan keterbukaan informasi produk.

“Keberlanjutan industri ini tidak hanya diukur dari pertumbuhan pasar, tetapi dari seberapa besar komitmen kita dalam menjaga standar dan kepercayaan publik,” kata Ira. Ia menambahkan, PT Delta Sukses Teknologi berkomitmen untuk terus berkontribusi mendorong ekosistem yang sehat dan bertanggung jawab demi keberlanjutan industri dalam jangka panjang.