Permukiman di Sepanjang DAS Sarudik Disorot, Warga Minta Penataan Ulang Tata Ruang

Permukiman di Sepanjang DAS Sarudik Disorot, Warga Minta Penataan Ulang Tata Ruang

Sejumlah rumah warga di Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), disebut berdiri di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), khususnya di sepanjang aliran Sungai Sarudik. Permukiman tersebut terlihat membentang dari hulu hingga hilir sungai dan menempati area yang seharusnya menjadi bagian dari DAS.

Informasi itu dihimpun pada Selasa (14/4/2026). Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sarudik, H Zul Asmawi Silitonga, meminta Pemerintah Kabupaten Tapteng segera melakukan penataan ulang tata ruang wilayah.

Menurut Zul, penataan dinilai penting terutama di Kelurahan Sarudik dan Kelurahan Pasir Bidang di Kecamatan Sarudik, serta Kelurahan Aek Muara Pinang di Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Ia menilai keberadaan bangunan di kawasan DAS menjadi salah satu faktor penyebab banjir yang kerap terjadi, terlebih setelah bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan terakhir. “Apalagi sejak bencana melanda kawasan ini beberapa bulan lalu dan masih seringnya banjir susulan, salah satu penyebabnya adalah banyaknya rumah yang dibangun di kawasan DAS,” ujar Zul.

Pernyataan itu disampaikan Zul didampingi H Hutagalung, mantan Lurah Sarudik, serta M Hutabarat selaku tokoh masyarakat Kelurahan Pondok Batu, bersama sejumlah warga lainnya.

Mereka menilai, jika kondisi tersebut dibiarkan tanpa penanganan serius, banjir akan sulit dihindari. Mereka juga mengingatkan kawasan yang dilalui aliran sungai di empat kelurahan berpotensi terus terdampak banjir.

Sementara itu, Camat Sarudik yang dikonfirmasi terkait hal ini belum memberikan keterangan.