Petani Soroti Selisih Harga TBS di PKS Rimba Belian Sanggau, Perusahaan Sebut Dipengaruhi Kualitas dan Status Kemitraan

Petani Soroti Selisih Harga TBS di PKS Rimba Belian Sanggau, Perusahaan Sebut Dipengaruhi Kualitas dan Status Kemitraan

Tata niaga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Sanggau kembali menuai polemik. Mekanisme pembelian TBS di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rimba Belian menjadi sorotan setelah muncul dugaan selisih harga hingga Rp600 per kilogram dibanding harga resmi yang telah ditetapkan.

Persoalan ini mencuat ketika sejumlah petani dan pemasok mempertanyakan harga pembelian yang dinilai jauh di bawah harga referensi. Selisih tersebut disebut berdampak langsung terhadap pendapatan petani yang menggantungkan penghasilan dari panen sawit.

Ketua Citra Hanura, Abdul Rahim, menyayangkan adanya perbedaan yang signifikan antara harga di lapangan dan kesepakatan resmi. Ia menekankan bahwa pihak perusahaan disebut turut hadir dan menandatangani kesepakatan harga bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak).

“Dalam rapat penentuan harga, PTPN hadir dan menandatangani kesepakatan. Berdasarkan data kami per 15 April 2026 yang ditandatangani Roenda Teguh BP, kenyataan di lapangan harga tersebut justru diingkari,” kata Rahim.

Menanggapi hal itu, GM Distrik Petani Mitra PTPN IV Regional V, Arry Asnawi, menyatakan perusahaan tetap menjalankan sistem pembelian secara objektif berdasarkan standar kualitas. Menurutnya, perbedaan harga di lapangan dipengaruhi sejumlah variabel teknis, seperti mutu buah, tingkat rendemen, hingga status kemitraan pemasok.

“Buah dari mitra resmi dengan standar kualitas akan dibayar sesuai ketetapan Disbunnak. Di luar itu, harga dipengaruhi berbagai faktor teknis dan mekanismenya telah berjalan sesuai standar operasional yang berlaku,” ujar Arry.

Meski perusahaan telah menyampaikan penjelasan, keresahan di tingkat petani disebut belum mereda. Sejumlah pihak menilai keterangan yang diberikan masih bersifat umum dan belum merinci faktor yang menyebabkan harga beli di PKS Rimba Belian berada di bawah harga referensi.