Polemik terkait proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) senilai Rp 1,5 miliar di Purba kembali mencuat. Perdebatan mengemuka setelah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menanggapi kritik dengan nada menantang, sementara sebagian publik meminta penjelasan yang lebih terbuka mengenai pelaksanaan proyek tersebut.
Situasi ini memicu perhatian masyarakat yang menuntut transparansi, terutama menyangkut informasi dasar proyek seperti perencanaan, pelaksanaan, serta rincian penggunaan anggaran. Di sisi lain, pernyataan Kadis PUTR yang menantang pihak pengkritik turut memperkeruh suasana dan memperluas perbincangan di ruang publik.
Hingga kini, polemik RTH di Purba tersebut masih menjadi sorotan. Publik berharap ada informasi yang disampaikan secara jelas agar perdebatan tidak berkembang menjadi spekulasi dan agar kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan proyek tetap terjaga.

