Polres Ciamis Laksanakan Pemeriksaan Administrasi Awal Penerimaan Polri 2026, 112 Peserta Memenuhi Syarat

Polres Ciamis Laksanakan Pemeriksaan Administrasi Awal Penerimaan Polri 2026, 112 Peserta Memenuhi Syarat

Polres Ciamis melaksanakan tahap pemeriksaan administrasi awal (rikmin awal) dalam rangka penerimaan Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar di Aula Pesat Gatra Polres Ciamis pada Kamis pagi (02/04/2026), mulai pukul 08.00 WIB.

Pelaksanaan rikmin awal melibatkan sejumlah unsur internal dan eksternal. Dari internal kepolisian, kegiatan diikuti antara lain oleh Kapolres Ciamis, Plt. Kabag SDM Polres Ciamis, personel Biro SDM Polda Jawa Barat, Bag SDM Polres Ciamis, Propam, Siwas, dan Sidokes. Sementara dari unsur eksternal, turut hadir instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kependudukan Kabupaten Ciamis, serta pengawas eksternal untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

Kegiatan dipimpin Plt. Kabag SDM Polres Ciamis AKP R. Anies Matupani, dengan fokus pada pemeriksaan kelengkapan administrasi peserta seleksi. Tahap ini menjadi langkah awal rekrutmen untuk memastikan calon peserta memenuhi persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan tersebut, tercatat 115 peserta mengikuti pemeriksaan administrasi awal. Sebanyak 112 peserta dinyatakan memenuhi syarat, terdiri atas jalur Akpol 8 orang, Bintara PTU 85 orang (71 pria dan 14 wanita), Bintara Intelijen 6 orang, Bintara Bakomsus 4 orang (bidang penyidik, akuntansi, pertanian, dan musik), Bintara Polair 1 orang, serta Tamtama 8 orang yang berasal dari Tamtama Brimob dan Polair. Sementara itu, 3 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak hadir dalam pelaksanaan seleksi.

Panitia menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Proses seleksi disebut dijalankan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa penerimaan anggota Polri merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, pemeriksaan administrasi awal menjadi tahap krusial untuk memastikan hanya peserta yang memenuhi syarat dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Ia juga menekankan keterlibatan berbagai unsur internal maupun eksternal sebagai wujud komitmen menjaga transparansi dan mencegah penyimpangan dalam proses seleksi. Dengan sistem seleksi yang terbuka, diharapkan dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pelaksanaan penerimaan Polri yang disebut terbuka dan profesional itu mendapat sambutan baik dari masyarakat. Harapannya, ke depan Polri semakin dipercaya dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.