BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo menggelar Rekonsiliasi Iuran Wajib Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN) Daerah untuk Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Handaleya, Limboto, Jumat (24/4/2026).
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Kepala Badan Keuangan beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran, serta perwakilan dari RSUD setempat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, Mayudin, menyampaikan permohonan maaf kepada mitra pemerintah daerah atas keterlambatan pelaksanaan rekonsiliasi Triwulan I. Ia menjelaskan, agenda yang seharusnya rampung pada Maret terhambat penyesuaian waktu kerja selama masa transisi.
Menurut Mayudin, pelaksanaan rekonsiliasi turut terdampak momen Ramadan dan Idul Fitri serta pemotongan jam kerja, sehingga koordinasi belum berjalan maksimal. Karena itu, kegiatan baru dapat dilaksanakan pada 24 April 2026.
Meski jadwal Triwulan I bergeser, Mayudin menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk kembali mengikuti linimasa sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menargetkan rekonsiliasi Triwulan II dapat dilaksanakan pada Juni agar proses administrasi dan iuran wajib tetap berjalan sesuai aturan.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, mengapresiasi keterbukaan informasi yang ditunjukkan BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo. Ia menilai komunikasi yang terjalin saat ini lebih transparan dibandingkan periode sebelumnya dan menjadi langkah positif untuk mengurangi prasangka serta hambatan administratif antarinstansi.
Sugondo juga menyebut forum rekonsiliasi efektif untuk menyelaraskan data dan informasi keuangan. Ia mengakui, sebelumnya kerap terjadi miskomunikasi terkait kesiapan dana dan proses pembayaran iuran.
“Kami merasakan BPJS saat ini sangat transparan. Awalnya mungkin ada rasa saling curiga atau ketidaknyamanan, seolah BPJS tidak melayani dengan baik atau kami yang dianggap tidak mau membayar, padahal uangnya sudah siap. Melalui komunikasi ini, semua informasi menjadi jelas,” kata Sugondo.

