Surabaya—Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurniawati menegaskan komitmennya mengawal dan mengawasi program strategis pemerintah, khususnya di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, serta pembangunan kependudukan dan keluarga. Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Gedung GPIB Jemaat Maranatha Surabaya.
Komisi IX DPR RI diketahui bermitra dengan sejumlah lembaga, antara lain BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Komisi IX juga menjadi mitra kerja Badan Gizi Nasional, lembaga yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional untuk memperkuat kualitas generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Terkait pelaksanaan Program MBG, Indah menekankan bahwa DPR RI menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh program yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia juga menegaskan tidak terlibat dalam pengelolaan dapur maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Saya tidak memiliki dapur ataupun SPPG. Tugas saya adalah memastikan program ini berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Indah mengajak masyarakat berpartisipasi aktif mengawal pelaksanaan program dengan menyampaikan masukan langsung kepada perwakilan Badan Gizi Nasional maupun Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di wilayah setempat. Menurutnya, partisipasi publik penting untuk memastikan program berjalan transparan, tepat sasaran, serta terhindar dari informasi yang belum terverifikasi.
Ia berharap sosialisasi MBG dapat memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai tujuan program, sasaran penerima manfaat, serta mekanisme pelaksanaannya. Indah juga membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan dan masukan konstruktif.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata dalam membentuk generasi Indonesia yang unggul, sehat, dan berdaya saing, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045,” kata Indah.

