Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, memberikan klarifikasi terkait perbincangan di masyarakat mengenai anggaran paket menu kering program MBG selama Ramadhan 2026. Polemik mencuat setelah beredar anggapan bahwa biaya per porsi mencapai Rp15 ribu.
Pengawas Pengadaan Bahan Pangan (Akuntan) SPPG Mangli, Devani Nindia Putri, menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ia menyampaikan rincian Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan biaya per item sebagai bentuk transparansi pelayanan, sekaligus untuk meluruskan kesalahpahaman yang berkembang.
Dalam keterangannya kepada media pada Selasa (24/02/2026), Devani menyebut anggaran paket untuk anak PAUD, TK, balita, serta siswa SD kelas 1 hingga 3 berada di kisaran Rp8 ribu per paket. Sementara itu, untuk siswa SD kelas 4 hingga 6, SMP, dan SMA, anggaran berkisar Rp10 ribu per paket.
Devani juga menegaskan bahwa apabila dalam pelaksanaan terdapat realisasi anggaran yang tidak mencapai kisaran Rp8 ribu atau Rp10 ribu, sisa dana tidak hangus. Menurutnya, sisa anggaran akan digunakan sebagai subsidi pada hari berikutnya karena sistem yang diterapkan bersifat at cost.
“Ketika kisaran anggaran tersebut tidak sampai Rp8 ribu atau Rp10 ribu, anggaran akan digunakan di hari selanjutnya karena anggaran tersebut bersifat at cost,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya perbaikan layanan. SPPG Mangli, kata Devani, membuka ruang bagi wali murid dan masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik, maupun masukan secara langsung kepada SPPG.
Selain itu, Devani meminta dukungan pihak sekolah untuk membantu menyampaikan informasi kepada wali murid. Sosialisasi dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait anggaran pelayanan paket MBG bagi para penerima manfaat.
Devani menyebut SPPG Mangli sebelumnya telah turun langsung ke sekolah dan menggelar rapat koordinasi. Namun, penyampaian ulang dianggap perlu agar transparansi pelayanan paket MBG dapat benar-benar dipahami masyarakat.
Dengan penjelasan rincian AKG dan biaya per item tersebut, SPPG Mangli berharap polemik yang berkembang dapat diluruskan dan program MBG tetap berjalan optimal selama Ramadhan dengan dukungan masyarakat dan sekolah.

