Sultan HB X Minta Program Makan Bergizi Gratis di DIY Transparan dan Menu Sesuai Standar Gizi

Sultan HB X Minta Program Makan Bergizi Gratis di DIY Transparan dan Menu Sesuai Standar Gizi

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Ia meminta menu yang disajikan kepada siswa memenuhi standar gizi, sementara pengelolaan anggaran harus transparan dan akuntabel.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keluhan sejumlah orang tua siswa terkait menu MBG selama bulan Ramadan yang dinilai didominasi roti. Kondisi itu dipersoalkan karena dianggap tidak layak sebagai asupan utama bagi anak-anak yang berpuasa dan berpotensi mubazir apabila tidak sesuai kebutuhan gizi harian.

Ditemui di Kompleks Kepatihan, Sultan mengatakan telah menginstruksikan Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti untuk memanggil pihak penanggung jawab program MBG. Langkah ini disebut sebagai respons atas protes masyarakat. “Saya sudah minta Bu Sekda untuk memanggil penanggung jawab MBG karena ada protes, sepertinya menunya kurang pas,” ujar Sultan.

Sultan menekankan kualitas makanan harus sejalan dengan anggaran yang dialokasikan. Ia mengingatkan agar penyajian menu tidak terkesan serampangan tanpa perhitungan gizi yang matang. “Menu tidak boleh sekadar jadi. Harapannya diperbaiki, dengan harga yang jelas dan masuk akal,” tegasnya.

Selain menu utama, Sultan juga menyoroti rincian komponen pendamping, seperti buah. Menurutnya, harga setiap item perlu dicantumkan secara jelas agar tidak memunculkan pertanyaan di masyarakat. “Misalnya dikasih pisang, pisang itu harganya berapa supaya clear. Jangan ada lagi pertanyaan yang membuat semua pihak tidak nyaman,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan DIY, program MBG tahun ini menyasar lebih dari 350 ribu siswa SD dan SMP di seluruh wilayah DIY. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp1,2 triliun, dengan target pemberian makanan bergizi setiap hari sekolah.

Menindaklanjuti arahan Gubernur, Badan Gizi Nasional (BGN) Regional DIY menyatakan dukungan terhadap langkah transparansi tersebut. Kepala BGN Regional DIY Gagat Widyatmoko mengatakan penyantuman harga makanan pada paket MBG selama Ramadan akan segera dilaksanakan. “Kami mendukung penuh langkah transparansi ini. Informasi harga akan dicantumkan agar akuntabilitas meningkat,” ujarnya.