BANYUWANGI — Panitia bersama Pengurus ASKAB PSSI Banyuwangi menggelar technical meeting (TM) menjelang Turnamen Piala PSSI Banyuwangi di Hotel Sahid Mahata Genteng, Minggu (12/4/2026). Agenda ini menjadi pemantapan akhir sebelum turnamen resmi dibuka pada Minggu, 19 April 2026, di Lapangan Maron Genteng.
Ketua ASKAB PSSI Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, menyampaikan bahwa turnamen dikonsep menyerupai liga profesional. Ia menegaskan proses drawing atau pengundian grup dilakukan secara terbuka di hadapan seluruh perwakilan klub.
“Alhamdulillah, antusiasme klub sangat luar biasa. Kita lakukan ini seperti liga profesional, tidak main-main. Klub sangat senang dengan drawing yang transparan; tidak ada rekayasa siapa lawan siapa atau siapa yang dimenangkan. Semuanya fair untuk kemajuan sepak bola,” ujar Michael, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuwangi.
Selain menekankan transparansi, Michael juga mengingatkan perangkat pertandingan, khususnya wasit, agar bekerja profesional dan tidak memihak. Ia menyebut ASKAB menyiapkan Komisi Humas dan Komisi Disiplin yang akan memantau jalannya pertandingan melalui rekaman video guna meminimalisir kecurangan.
“Wasit harus transparan dan tidak memihak. Jika ada persoalan, segera laporkan dan akan langsung kami tindak. Kami ingatkan jangan main-main dalam memimpin pertandingan. Dengan total 32 klub yang berpartisipasi, kami berharap muncul pemain lokal unggulan yang berkualitas, profesional, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
TM tersebut dihadiri jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Genteng, mulai dari camat, kapolsek, hingga danramil, serta pengurus ASKAB PSSI Banyuwangi dan perwakilan 32 tim peserta. Pertemuan berlangsung kondusif dan ditutup dengan kesepakatan bersama antar peserta turnamen.

