Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berkolaborasi dengan Faculty of Social Sciences and Liberal Arts (FOSSLA) UCSI Malaysia menyelenggarakan program Staff and Student Outbound bertema “International Academic Engagement: Leadership, Industrial and Developmental Psychology for Community Empowerment” pada 25–27 November 2025. Program internasional ini ditujukan untuk memperkuat jejaring akademik global sekaligus memperkaya pengalaman belajar lintas budaya bagi dosen dan mahasiswa.
Rangkaian kegiatan akademik diisi oleh dosen UNAIR dan UCSI melalui kuliah tamu interaktif, diskusi kasus, serta simulasi terapan. Prof. Dr. Seger Handoyo, Psikolog dari UNAIR membuka sesi dengan topik “Coaching Skills for Leaders and Professionals”. Kegiatan dilanjutkan dengan paparan Prof. Dr. Fendy Suhariadi, Psikolog (UNAIR) yang membahas dinamika psikologis dalam kerja hybrid di era digital.
Pada hari kedua, Dr. Dina Septiani, Ph.D (UNAIR) menyampaikan materi tentang komunikasi lintas budaya dalam konteks bisnis internasional. Agenda juga mencakup public lecture dari Asst. Prof. Dr. Zhooriyati Sehu Mohd (UCSI Malaysia) mengenai faktor psikologis yang mendorong kepuasan dan komitmen kerja. Program ditutup melalui mini workshop oleh Dr. Primatia Yogi Wulandari, M.Si., Psikolog (UNAIR) yang mengangkat tema pengelolaan sibling rivalry di era digital dengan aktivitas simulasi yang aplikatif.
Selain kontribusi para dosen, program ini melibatkan tiga mahasiswa delegasi UNAIR, yakni Tetsar Izzah Shafa Alifia (Psikologi), Fara Amalia Iswari Devi (Administrasi Publik FISIP), dan Tiara Eka Saputri (Ilmu Hubungan Internasional FISIP). Ketiganya berperan sebagai student instructors dalam seluruh sesi dengan mendampingi aktivitas roleplay, memfasilitasi diskusi kelompok, serta berkolaborasi bersama mahasiswa UCSI sebagai wujud pembelajaran multidisipliner di kelas internasional.
Melalui kombinasi kuliah, diskusi, dan praktik terapan, kegiatan ini disebut memberikan kontribusi strategis bagi peningkatan kapasitas akademik dan profesional berbasis global. Program tersebut juga memperkuat hubungan institusional UNAIR dan UCSI Malaysia yang diharapkan berlanjut dalam bentuk kolaborasi riset dan agenda akademik lain pada tahun mendatang.
Program ini turut dikaitkan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kompetensi global mahasiswa dan dosen, SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui perluasan jejaring kolaborasi internasional berkelanjutan, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kesiapan profesional dan literasi dunia kerja dalam konteks global.

