Video Hoaks Mengatasnamakan Sri Mulyani dan Mahfud Md Beredar di Facebook, Warganet Diminta Waspada

Video Hoaks Mengatasnamakan Sri Mulyani dan Mahfud Md Beredar di Facebook, Warganet Diminta Waspada

Dua konten di Facebook yang mengatasnamakan tokoh publik kembali beredar dan memuat klaim pemberian uang kepada masyarakat. Konten tersebut menampilkan sosok mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, disertai ajakan untuk berinteraksi melalui kolom komentar maupun pesan.

Dalam unggahan yang beredar pada 31 Maret 2026, sebuah akun Facebook menyertakan video yang menampilkan Sri Mulyani dengan narasi seolah-olah ia hendak “berbagi rezeki” sebesar Rp 60 juta kepada masyarakat. Teks pada unggahan itu berbunyi, “Saya ingin berbagi rezeki sebesar 60 juta rupiah, semoga dengan dana ini semua masyarat dapat terbantu amin ya robbal alamin.”

Video yang disertakan juga memuat audio narasi: “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Sri Mulyani ingin menyampaikan untuk semua masyarakat Indonesia bahwa saya ingin berbagi rezeki sebesar Rp 60 juta. Yang komen amin semoga menjadi pemenang, yang hanya melihat semoga Allah mencukupkan rezekinya.” Pada unggahan tersebut terdapat menu “kirim pesan”.

Konten serupa juga ditemukan dalam unggahan lain di Facebook sejak 4 April 2026. Unggahan ini mengatasnamakan Mahfud Md dan menyebut adanya dana bantuan modal usaha sebesar Rp 100 juta. Dalam teks unggahan tertulis antara lain, “KAMU BERHAK MENERIMA DANA BANTUAN DARI SAYA MAHFUD MD SEBESAR Rp. 100.000.000.”

Postingan tersebut menyertakan foto Mahfud Md dan audio narasi yang menyebut, “selamat kepada bapak ibu yang melihat postingan ini, ibu bapak berhak mendapatkan dana bantuan dari saya untuk modal usaha silakan tinggalkan nomor WhatsApp nya untuk saya hubungi.” Unggahan itu juga dilengkapi menu “kirim pesan”.

Temuan ini dimasukkan dalam kumpulan video hoaks yang berpotensi menjadi jebakan penipuan melalui tawaran menggiurkan, terutama karena mengarahkan pengguna untuk meninggalkan komentar, nomor kontak, atau melanjutkan komunikasi lewat pesan.