Video Lama Kopi Saset Disebut Mengandung Obat Berbahaya, Produsen Indocafe Pernah Membantah

Video Lama Kopi Saset Disebut Mengandung Obat Berbahaya, Produsen Indocafe Pernah Membantah

Sebuah video yang memperlihatkan serpihan berwarna pink di antara serbuk kopi instan dalam kemasan saset kembali beredar di media sosial pada awal 2026. Dalam unggahan itu, warganet diminta waspada karena produk kopi yang dijual di Indonesia diklaim mengandung “obat berbahaya”.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut belum terbukti kebenarannya dan perlu diluruskan. Video serupa diketahui telah beredar setidaknya sejak tiga tahun lalu.

Konten itu dibagikan oleh sejumlah akun Facebook disertai narasi yang menyebut kopi saset di Indonesia “bercampur obat berbahaya” dan menuding ada tujuan tertentu di baliknya. Dalam video, serpihan pink tersebut diklaim sebagai obat berbahaya.

Hasil penelusuran menunjukkan produk yang ditampilkan dalam video adalah Indocafe varian 3 in 1 Coffeemix yang diproduksi PT Sari Incofood Corporation. Berdasarkan informasi dari situs CNBC Indonesia, video itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @dianaz_780 pada 2023.

PT Sari Incofood Corporation sebelumnya telah membantah klaim adanya obat berbahaya dalam produknya. Melalui akun Instagram @indocafeid pada 25 November 2023, perusahaan menyatakan produk telah memenuhi standar yang ketat, termasuk pada aspek pengemasan. Perusahaan juga menyebut bahan kemasan dipilih dengan cermat untuk menjaga kualitas produk hingga sebelum masa kedaluwarsa sesuai standar BPOM.

Selain itu, kopi saset Indocafe Coffeemix 3in1 tercatat terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan nomor registrasi MD 040282004100033. BPOM menyatakan izin edar produk tersebut berlaku hingga 13 September 2029.

Dengan demikian, klaim yang menyebut kopi saset dalam video mengandung obat berbahaya tidak memiliki bukti yang mendukung, sementara video yang beredar merupakan konten lama yang sudah pernah dibantah oleh produsennya.