Wakil Bupati Jombang Salmanudin melakukan evaluasi lapangan terhadap sejumlah Proyek Strategis Daerah (PSD) untuk memperkuat kualitas pembangunan infrastruktur di wilayah Jombang. Peninjauan difokuskan pada proyek-proyek yang dinilai berperan mendukung konektivitas ekonomi dan pariwisata daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Salmanudin didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang Syaiful Anwar, Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Mereka meninjau tiga ruas jalan yang dianggap memiliki dampak strategis bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Pada ruas Cukir–Mojowarno, Salmanudin menyoroti masih adanya sisa pekerjaan pelebaran jalan sepanjang dua kilometer. Ia menekankan percepatan penyelesaian sebagai prioritas agar manfaat infrastruktur dapat segera dirasakan masyarakat.
“Kami menargetkan sisa pelebaran jalan di Ruas Cukir–Mojowarno dapat tuntas pada tahun 2026. Penyelesaian ini sangat penting karena akan menghubungkan pusat-pusat ekonomi vital di wilayah Mojowarno dan Diwek, yang pada akhirnya akan mengangkat perekonomian masyarakat secara langsung,” ujar Salmanudin, Kamis (27/11/2025).
Sementara itu, pada ruas Ceweng–Kalianyar, Wakil Bupati menekankan kebutuhan penyesuaian infrastruktur pendukung, terutama pelebaran jembatan yang dinilai belum seimbang dengan lebar jalan. Ia mendorong agar usulan pelebaran jembatan segera diajukan.
“Kami mendorong agar pelebaran jembatan yang belum disesuaikan dengan lebar jalan segera diusulkan. Ini merupakan prioritas untuk tahun 2026 atau 2027 guna menjamin standar keamanan dan kelancaran arus lalu lintas yang lebih baik bagi pengguna jalan,” tambahnya.
Untuk mendukung sektor pariwisata, Salmanudin juga menekankan pentingnya keberlanjutan pelebaran jalan pada ruas Bareng–Wonosalam Pasar. Menurutnya, akses yang memadai menjadi faktor penting untuk meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan tersebut.
“Pelebaran jalan yang tuntas di ruas Wonosalam ini adalah kunci untuk membangkitkan pariwisata di wilayah tersebut. Dengan akses yang baik, kita berharap pertumbuhan ekonomi di Wonosalam dapat meningkat pesat dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya agar setiap proyek infrastruktur berjalan sesuai prinsip tepat mutu, tepat waktu, tepat anggaran, dan tepat sasaran. Koordinasi lintas perangkat daerah juga diminta terus diperkuat agar percepatan pembangunan dapat berlangsung optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

