Wali Kota Batu Dorong Transparansi Birokrasi, Kepala SKPD Teken Perjanjian Kinerja 2026

Wali Kota Batu Dorong Transparansi Birokrasi, Kepala SKPD Teken Perjanjian Kinerja 2026

Wali Kota Batu Nurochman meminta seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, menjalankan komitmen birokrasi yang transparan. Ia menegaskan aparatur pemerintah memiliki kewajiban melaksanakan program kerja secara profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Nurochman di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa. Menurut dia, setiap program harus memiliki capaian dan ukuran yang dapat menjadi parameter keberhasilan, sehingga kinerja birokrasi dapat dinilai berdasarkan hasil yang dirasakan masyarakat.

“Harus ada capaian dan ukuran yang bisa dijadikan parameter keberhasilan karena tugas kami sebagai birokrat adalah mampu mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat,” kata Nurochman.

Ia menjelaskan, sebagai langkah awal memperkuat proses birokrasi yang transparan, para kepala SKPD telah menandatangani Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2026. Dokumen tersebut menjadi acuan bagi pimpinan perangkat daerah agar bergerak dalam satu peta jalan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030 serta 15 program prioritas dalam visi misi “MBATU SAE” (Madani, Berkelanjutan, Agrokreatif, Terpadu, Unggul, Sinergi, Akomodatif, dan Ekologi).

Nurochman menekankan, prioritas kepala SKPD seharusnya bertumpu pada hasil konkret dari program kerja maupun pelayanan, bukan sekadar laporan administratif atas capaian program. Para kepala SKPD juga diminta proaktif menyelaraskan subprogram dan langkah perencanaan agar target yang ditetapkan dapat dicapai.

“Pahami esensi dari perjanjian kinerja kita. Ini bukan hanya dokumen formal, tetapi komitmen panjenengan (anda semua) kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Batu,” ujarnya.

Melalui Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2026, Nurochman berharap tata kelola pemerintahan semakin adaptif dan transformatif, serta mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Ia juga menyatakan optimistis seluruh perangkat daerah dapat bekerja solid, saling menghargai, dan fokus pada target serta capaian yang telah ditetapkan sepanjang 2026.