Warga Jalan Syamsul Bahri Protes Pembangunan Perumahan Pesona Mario, Soroti Dugaan Pelanggaran Site Plan dan RTH

Warga Jalan Syamsul Bahri Protes Pembangunan Perumahan Pesona Mario, Soroti Dugaan Pelanggaran Site Plan dan RTH

Warga Jalan Syamsul Bahri, Parepare, yang didampingi LSM Pakar menggelar unjuk rasa terkait dugaan pelanggaran dalam pembangunan Perumahan Pesona Mario di Jalan Syamsul Bahri, Jumat (20/2/2026). Massa mempersoalkan dugaan pelanggaran perizinan dan tata ruang yang dituding dilakukan pengembang, Mario Bakti Group.

Aksi digelar di tiga lokasi, yakni di area Perumahan Pesona Mario, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), serta Kantor Wali Kota Parepare. Dalam orasinya, perwakilan LSM Pakar, Tenry Wara, mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas atas dugaan pelanggaran tersebut.

Tenry menyebutkan, dari total 43 unit yang terdiri atas 40 rumah dan tiga ruko, ditemukan tambahan enam unit bangunan di luar site plan. Enam unit itu terdiri atas empat unit hunian dan dua ruko yang disebut tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Tambahan enam unit ini tidak tercantum dalam site plan dan diduga tidak memiliki PBG,” kata Tenry dalam orasinya.

Selain dugaan penambahan unit di luar site plan, massa juga menyoroti dugaan alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) wajib sebesar 20 persen menjadi bangunan perumahan. Mereka menilai hal itu melanggar ketentuan tata ruang serta berpotensi merugikan kepentingan publik dan keberlanjutan lingkungan.

Aspek keselamatan turut menjadi perhatian dalam aksi tersebut. Massa menyebut struktur talud hanya berjarak sekitar satu meter dari rumah warga, yang dinilai jauh dari standar teknis ideal lima hingga sepuluh meter. Sistem drainase juga dinilai tidak memadai dan dikhawatirkan memicu banjir.

Warga juga menyoroti penggunaan septic tank individual di atas tanah timbunan gembur yang dikhawatirkan dapat mencemari air tanah. Dalam tuntutannya, massa meminta pemerintah menindaklanjuti dugaan pelanggaran perizinan dan tata ruang serta memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.