Waspada Hoaks Penipuan Catut Tokoh Publik, Beredar Klaim Bantuan hingga Promo Motor Murah

Waspada Hoaks Penipuan Catut Tokoh Publik, Beredar Klaim Bantuan hingga Promo Motor Murah

Modus penipuan daring kian beragam dan semakin canggih. Salah satu taktik yang kerap digunakan pelaku adalah mencatut nama tokoh terkenal untuk menarik perhatian sekaligus membangun kepercayaan calon korban.

Dalam praktiknya, pelaku memanfaatkan popularitas figur publik untuk menyebarkan informasi bohong. Sejumlah konten bahkan dibuat dengan memanipulasi video menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), sehingga seolah-olah pernyataan tertentu benar-benar disampaikan oleh tokoh yang dicatut.

Tujuan dari modus ini umumnya untuk mengelabui masyarakat agar tergiur iming-iming keuntungan besar atau terdorong mengikuti kegiatan yang sebenarnya fiktif. Karena itu, masyarakat perlu mengenali ragam hoaks semacam ini agar tidak menjadi korban, baik kerugian finansial maupun non-finansial.

Berikut sejumlah contoh klaim hoaks yang mencatut tokoh publik dan beredar di media sosial, sebagaimana ditemukan tim Cek Fakta Liputan6.com.

1. Klaim video Menkeu Purbaya umumkan bantuan untuk lansia
Sebuah akun Facebook mengunggah video yang diklaim menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bantuan untuk lansia. Unggahan tersebut muncul pada 4 April 2026, disertai ajakan menghubungi nomor WhatsApp “bendahara” dan narasi “HUBUNGI BENDAHARA JIKA KMU LANSIA”.

Dalam video itu, terdapat pernyataan yang mengatasnamakan Purbaya dan meminta penonton tidak melewati video, serta menyebut kemunculan video di beranda sebagai “tanda ada kebaikan yang sedang mendekat”.

2. Klaim video Mahfud Md umumkan bantuan modal usaha
Akun Facebook lain mengunggah video yang diklaim menampilkan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengumumkan bantuan modal usaha. Unggahan tersebut beredar sejak 10 Maret 2026 dengan narasi “Berbagi bantuan sosial untuk masyarakat Indonesia” dan ajakan untuk mengklik pesan.

Pada konten tersebut, Mahfud Md diklaim menyampaikan bahwa bantuan diberikan tanpa diundi, menyasar kalangan menengah ke bawah, dan penerima disebut “terbaca dari sistem algoritma Facebook”. Video itu juga mengarahkan penonton untuk menghubungi WhatsApp agar dana “langsung ditransfer hari ini”.

3. Klaim video Wapres Gibran umumkan tebus murah motor Rp 600 ribu
Pada 28 Maret 2026, sebuah akun Facebook mengunggah video yang diklaim menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengumumkan promo tebus sepeda motor seharga Rp 600 ribu. Unggahan itu menyertakan narasi yang mengaitkan promo dengan “toko mama gigi” dan menyebut nama Raffi Ahmad.

Dalam pernyataan yang dicantumkan, Gibran diklaim membenarkan promo tersebut dan mengarahkan masyarakat untuk menghubungi WhatsApp yang disebut berada di bio profil.

Rangkaian klaim di atas memperlihatkan pola yang serupa: menggunakan nama tokoh publik, menyisipkan ajakan segera menghubungi WhatsApp atau fitur pesan, serta menawarkan bantuan atau promo yang menggiurkan. Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap konten semacam ini agar tidak mudah terjebak.