JEMBER — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Jember (Unej) menggelar aksi di depan rektorat pada Senin (27/4/2026). Mereka menuntut kejelasan terkait penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi calon mahasiswa baru 2026 yang dinilai memberatkan.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti perubahan UKT pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kenaikan UKT disebut terjadi karena adanya perubahan berupa kenaikan satu tingkat golongan, yang kemudian memicu pertanyaan dan keresahan di kalangan calon mahasiswa baru.
Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa Unej, Alfi Febriano, menegaskan bahwa sebagai institusi publik, Unej wajib menjunjung tinggi transparansi. Ia juga menyayangkan tidak adanya klarifikasi resmi segera setelah perubahan data terjadi, yang dinilai menimbulkan kegaduhan dan ketidakpastian.
“Seharusnya Unej mampu memberikan keterbukaan informasi publik dan klarifikasi segera, bukan justru melimpahkan beban ketidakpastian ini kepada mahasiswa,” kata Alfi.

