Informasi mengenai pembagian token listrik gratis senilai Rp 250.000 dengan cara menghubungi nomor WhatsApp yang mengatasnamakan PLN beredar di media sosial. Klaim tersebut menyebut token gratis berlaku selama April–Mei 2026.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan informasi itu tidak benar dan merupakan modus penipuan. Unggahan serupa dilaporkan beredar melalui sejumlah akun Facebook pada April 2026.
Modus penipuan berkedok program token listrik gratis yang mencatut nama PLN disebut telah berulang kali muncul di media sosial. Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan bahwa informasi semacam itu adalah hoaks.
“Terkait dengan informasi promo token gratis yang marak beredar saat ini, PLN memastikan tidak pernah mengumumkan promo dimaksud, sehingga informasi tersebut adalah hoaks,” kata Gregorius kepada Kompas.com, 8 Januari 2026.
Ia menambahkan, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai promo resmi PLN melalui aplikasi PLN Mobile. PLN juga mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap informasi maupun promosi yang tidak bersumber dari kanal resmi PLN agar terhindar dari upaya penipuan.
Berdasarkan penelusuran tersebut, nomor WhatsApp yang dicantumkan dalam unggahan bukan nomor resmi PLN. Klaim token listrik gratis Rp 250.000 dengan menghubungi WhatsApp yang mengatasnamakan PLN dipastikan hoaks.

