Beredar Rekrutmen Petugas PTSP Kejaksaan di TikTok, Terindikasi Hoaks dan Mengarah Pengumpulan Data Pribadi

Beredar Rekrutmen Petugas PTSP Kejaksaan di TikTok, Terindikasi Hoaks dan Mengarah Pengumpulan Data Pribadi

Informasi rekrutmen petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejaksaan beredar di media sosial TikTok. Konten tersebut terindikasi hoaks dan mengarah pada upaya pengumpulan data pribadi pengguna.

Berdasarkan keterangan dari laman TurnBackHoax, salah satu unggahan berasal dari akun “updateinfo.loker.2026” yang memuat narasi rekrutmen untuk lulusan SMA hingga S1. Unggahan itu mencantumkan tautan pendaftaran melalui bio akun dan hingga Kamis, 30 April 2026, telah mendapatkan ribuan interaksi.

Konten tersebut tercatat memperoleh lebih dari 3.700 tanda suka, ratusan komentar, serta telah dibagikan ulang hampir 2.900 kali. Namun, hasil penelusuran menunjukkan tautan yang dicantumkan mengarah ke laman yang tidak resmi.

Di laman tersebut, pengguna diminta mengisi data pribadi secara lengkap, termasuk nama, nomor Telegram, dan alamat, serta informasi wilayah mulai dari provinsi hingga desa.

Penelusuran lanjutan menyimpulkan informasi itu tidak sesuai dengan mekanisme resmi. Rekrutmen PTSP sebelumnya diketahui dibuka oleh Kejaksaan Negeri Nunukan hingga 31 Maret 2026, dengan pendaftaran melalui email resmi instansi terkait dan tidak menggunakan tautan seperti yang beredar di TikTok.

Selain itu, seleksi CPNS Kejaksaan RI disebut masih dalam tahap persiapan. Informasi resmi terkait rekrutmen hanya tersedia melalui laman rekrutmen kejaksaan.

TurnBackHoax juga menemukan indikasi rekayasa pada gambar yang digunakan dalam unggahan. Logo kejaksaan terlihat buram dan tidak terbaca jelas. Hasil pengujian menunjukkan kemungkinan manipulasi mencapai 99,9 persen, sehingga gambar tersebut diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Penelusuran juga menemukan akun lain, “@cpnsinfo7”, yang menyebarkan informasi serupa terkait rekrutmen. Salah satu unggahannya telah ditonton lebih dari 1,9 juta kali, dengan interaksi komentar mencapai lebih dari 480 hingga akhir April 2026. Akun itu juga mengarahkan pengguna ke tautan di bio yang berisi formulir pengisian data serta persetujuan komunikasi melalui Telegram.

Dengan temuan tersebut, informasi rekrutmen petugas PTSP Kejaksaan yang beredar di TikTok dinilai sebagai konten tiruan. Masyarakat diimbau berhati-hati dan memverifikasi setiap informasi rekrutmen melalui kanal resmi.