Sebuah unggahan di Facebook pada 21 Februari 2026 menyebarkan klaim berupa tautan untuk “cetak kupon” program undian Gebyar BCA. Dalam unggahan itu, pembuat posting menyasar nasabah BCA yang menggunakan layanan BCA mobile, myBCA, dan KlikBCA, serta menawarkan berbagai hadiah, mulai dari mobil, motor, iPhone, paket haji dan umroh, hingga uang tunai.
Unggahan tersebut menyertakan tombol “daftar sekarang”. Saat diklik, pengguna diarahkan ke tautan https://kejutanby.pages.dev/bca/login yang menampilkan formulir digital. Formulir itu meminta sejumlah data pribadi, seperti nama, isi saldo rekening, dan nomor telepon.
Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Melalui situs resminya, BCA memuat informasi bertajuk “Hati-Hati Modus Penipuan Mengatasnamakan Program Gebyar Hadiah BCA”. Dalam keterangan itu, BCA menegaskan program Gebyar Hadiah BCA tidak pernah meminta nasabah untuk mendaftar, mencetak kupon undian, menukar poin, maupun mengisi data-data pribadi. BCA menyatakan permintaan pengisian data pribadi terkait program tersebut merupakan penipuan.
BCA juga menjelaskan bahwa nasabah pemilik Tahapan BCA, Tahapan Gold BCA, dan/atau Tahapan Xpresi BCA secara otomatis dapat mengikuti program Gebyar Hadiah BCA dengan mengumpulkan poin. Poin dapat diperoleh dari menabung atau bertransaksi, termasuk melalui aplikasi myBCA dan BCA mobile. Setiap transaksi yang memenuhi kriteria tertentu akan menambah poin.
Penelusuran lain mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul “Awas Penipuan Pembagian Hadiah Mencatut BCA, Simak Cara Hindarinya Agar Tak Jadi Korban”. Dalam artikel itu, EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan informasi di media sosial yang mengatasnamakan BCA dan menawarkan undian dengan hadiah mewah adalah tidak benar dan merupakan aksi penipuan.
Dengan demikian, tautan yang mengklaim sebagai link cetak kupon atau pendaftaran undian Gebyar BCA dan meminta data pribadi tidak dapat dipercaya.

