Memasuki pekan awal Ramadhan, media sosial kembali diramaikan oleh berbagai informasi keliru. Sejumlah konten yang beredar mencakup isu politik, klaim penemuan situs bersejarah, hingga modus penipuan daring (phishing) yang memanfaatkan momentum Ramadhan.
Berikut rangkuman sejumlah klaim yang ditelusuri beserta klarifikasinya.
Klaim reshuffle besar-besaran pada Februari 2026
Di media sosial beredar narasi bahwa Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet atau reshuffle besar-besaran pada Februari 2026. Informasi tersebut dinyatakan tidak benar.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan tidak ada perombakan Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. “Enggak ada (reshuffle), kita menjelang bulan suci Ramadhan, menjelang Lebaran kan, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan,” ujar Prasetyo pada 10 Februari 2026.
Video “penemuan masjid ribuan tahun” di Sungai Gangga
Sebuah video yang beredar menarasikan penemuan masjid berusia ribuan tahun di Sungai Gangga, India. Setelah diperiksa, konten tersebut dinilai manipulatif.
Dalam penelusuran, tidak ditemukan informasi valid mengenai penemuan masjid seperti yang diklaim. Disebutkan pula bahwa penemuan fenomenal bangunan bersejarah umumnya mendapat perhatian media arus utama, sementara klaim ini tidak didukung pemberitaan yang dapat diverifikasi.
Video itu menampilkan foto orang-orang berkumpul di reruntuhan di sungai. Dua foto yang diperiksa menggunakan Hive Moderation diketahui memiliki probabilitas tinggi sebagai gambar hasil kecerdasan buatan.
Phishing berkedok dana hibah Ramadhan
Selain isu politik dan konten manipulatif, muncul pula informasi mengenai program dana hibah yang mengatasnamakan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad. Informasi semacam ini termasuk modus yang perlu diwaspadai karena berkaitan dengan phishing, yakni upaya menipu pengguna agar menyerahkan data pribadi atau mengakses tautan tertentu.

