Sebuah video yang beredar di TikTok memperlihatkan kaca akuarium berukuran besar tiba-tiba pecah, disusul semburan air yang menggenangi lantai pusat perbelanjaan. Dalam rekaman itu, pengunjung terlihat panik dan berlarian menjauh dari lokasi.
Video tersebut disertai narasi yang menyebut insiden terjadi di sebuah mal di Kota Bandung, Jawa Barat. Keterangan pada unggahan juga dibuat dramatis, seolah menampilkan detik-detik musibah akuarium raksasa yang pecah dan menghancurkan area mal.
Namun, hasil penelusuran tim Cek Fakta TIMES Indonesia menyimpulkan klaim itu tidak benar. Video yang beredar bukan rekaman kejadian nyata, melainkan konten hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Indikasi penggunaan AI disebut telah ditandai langsung oleh TikTok melalui label pada bagian bawah video. Meski demikian, masih ada warganet di kolom komentar yang mempertanyakan kebenaran peristiwa tersebut.
Penelusuran juga tidak menemukan laporan resmi dari media massa lokal maupun nasional terkait insiden akuarium raksasa pecah di pusat perbelanjaan Bandung. Tidak ada pula keterangan dari kepolisian, pengelola mal, atau otoritas terkait yang membenarkan klaim tersebut.
Dengan demikian, klaim bahwa sebuah akuarium raksasa pecah di mal Bandung dinyatakan hoaks. Video itu tergolong fabricated content karena menampilkan visual palsu untuk membangun narasi yang menyesatkan.

