Sebuah video yang mengeklaim mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani membagikan bantuan modal usaha senilai Rp 60 juta beredar di media sosial pada akhir April 2026. Dalam unggahan tersebut, warganet juga diminta berkomentar “Amin” untuk mendapatkan bantuan.
Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim itu tidak benar. Video yang beredar diketahui merupakan konten hasil manipulasi.
Sejumlah kejanggalan terlihat saat video dicermati, antara lain gerakan wajah yang tampak kaku, sehingga mengindikasikan adanya rekayasa. Untuk memeriksa keaslian konten, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan perangkat pendeteksi seperti Hive Moderation dan Truth Scan.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, Hive Moderation mendeteksi video memiliki probabilitas 90,9 persen dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Sementara itu, Truth Scan menunjukkan video tersebut merupakan AI generatif dengan probabilitas 88 persen.
Penelusuran lanjutan menggunakan teknik reverse image search juga menemukan bahwa video itu memanipulasi foto yang dimuat di laman Antara. Foto asli digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “Sri Mulyani mengkaji skema kombinasi pendanaan Kopdes Merah Putih”.
Tim Cek Fakta Kompas.com mengingatkan, unggahan semacam ini merupakan modus penipuan. Masyarakat diminta waspada dan tidak menuruti permintaan apa pun yang tercantum dalam unggahan tersebut.
Dengan demikian, klaim bahwa Sri Mulyani membagikan bantuan modal usaha Rp 60 juta adalah hoaks. Faktanya, video yang beredar terdeteksi sebagai hasil manipulasi dan tidak menunjukkan adanya pembagian dana bantuan seperti yang dinarasikan.

