Isu kepindahan markas Dewa United FC ke Sumatera Utara menjelang akhir Super League 2025-2026 dipastikan tidak benar. Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara, menegaskan tim berjuluk Banten Warriors tersebut tetap berkandang di Banten International Stadium, Serang.
Kabar soal rencana perpindahan home base sempat menguat setelah adanya pertemuan antara manajemen Dewa United dan pemerintah Sumatera Utara usai menyaksikan pertandingan PSMS Medan. Isu itu kemudian berkembang menjadi spekulasi bahwa Dewa United akan bermarkas di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada musim 2026-2027.
Namun Ardian membantahnya. “Enggak (pindah). Kami tetap di Banten. Enggak ada, kami enggak ada pindah ke Sumatera Utara sementara ini,” kata Ardian pada Rabu (29/4/2026) malam.
Ia menyebut klub merasa nyaman berkegiatan di Banten dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah serta masyarakat yang telah memberikan dukungan. Ardian juga menilai masih ada pekerjaan rumah untuk meningkatkan kedekatan klub dengan publik setempat.
“Sejauh ini kami nyaman di Banten. Dan terima kasih juga untuk pemerintah, masyarakat, yang sudah dukung kami juga di Banten,” ujarnya. Ia menambahkan, klub berencana menyiapkan program-program untuk lebih memperkenalkan Dewa United kepada masyarakat di Banten.
Di sisi lain, Dewa United juga mulai menyiapkan evaluasi tim untuk musim berikutnya, setelah dipastikan gagal menjadi juara pada Super League 2025-2026. Ardian mengatakan pembahasan terkait masa depan pelatih Jan Olde Riekerink masih berlangsung dan keputusan akan menunggu hingga Mei.
“Kami sudah mulai mempersiapkan satu per satu evaluasi tim untuk musim depan. (Pelatih) Masih dalam tahap pembicaraan. Kami tunggu sampai bulan Mei ini,” ucapnya.
Meski demikian, target klub untuk musim depan tetap tinggi. Ardian menyatakan Dewa United masih mengincar gelar juara, termasuk melakukan pembicaraan terkait Ivar Jenner untuk diperpanjang.
Adapun hingga kompetisi menyisakan empat pekan, Dewa United berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Super League 2025-2026. Tim asuhan Jan Olde Riekerink mengoleksi 47 poin dari 30 pertandingan, tertinggal 22 poin dari Borneo FC yang memimpin klasemen dengan 69 poin dari jumlah laga yang sama.

