LANGSA – Desakan masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa menguat. Melalui Forum Korban Banjir Kota Langsa (FKB), warga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Kota Langsa, aparat penegak hukum, dan DPRK setempat terkait penanganan pascabanjir yang dinilai belum transparan dan tidak merata.
Dalam selebaran resmi yang beredar, FKB menyoroti pencairan bantuan banjir yang dianggap belum dilakukan secara adil. Forum ini meminta Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, segera merealisasikan pencairan dana bantuan tanpa praktik diskriminasi maupun nepotisme.
FKB juga mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap proses pendataan hingga penyaluran dana bantuan. Mereka menyoroti dugaan penyimpangan, termasuk terkait penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBK Kota Langsa tahun 2025, yang diminta untuk diusut secara transparan.
Dari sisi legislatif, FKB meminta DPRK Kota Langsa membentuk panitia khusus (pansus) guna memastikan akuntabilitas dan transparansi penyaluran bantuan banjir agar tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.
Dalam tuntutan yang lebih keras, forum tersebut juga meminta Wali Kota Langsa mundur dari jabatannya. Mereka menilai pemerintah daerah gagal menangani pemulihan pascabanjir yang berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi warga.
Selain isu bantuan, FKB menyatakan penolakan terhadap kebijakan penggusuran pedagang kaki lima (PKL) di Kota Langsa. Mereka menilai kebijakan itu tidak berpihak kepada masyarakat kecil yang sedang berupaya memulihkan ekonomi pascabencana.
FKB turut menuntut aparat penegak hukum menangkap dan mengadili pihak-pihak yang diduga terlibat praktik korupsi dana daerah, khususnya yang berkaitan dengan anggaran penanganan banjir.
Pernyataan sikap tersebut ditandatangani Koordinator Aksi FKB, Haprizal Roji, sebagai representasi suara warga terdampak yang menuntut keadilan, transparansi, dan tanggung jawab pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Langsa terkait tuntutan yang disampaikan FKB.

