Hoaks Bantuan Dana Catut Nama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beredar di Media Sosial

Hoaks Bantuan Dana Catut Nama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beredar di Media Sosial

Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali dicatut dalam sejumlah hoaks terkait pembagian bantuan dana yang beredar di media sosial. Modusnya beragam, mulai dari ajakan mengikuti kuis berhadiah uang hingga iming-iming bantuan puluhan juta rupiah hanya dengan berinteraksi di Facebook.

Berikut beberapa contoh hoaks yang beredar:

1. Klaim kuis tebak kata nama kota berhadiah ratusan juta
Sebuah unggahan di Facebook pada 27 April 2026 menampilkan klaim video Dedi Mulyadi yang disebut sedang menggelar kuis tebak kata nama kabupaten/kota dengan hadiah ratusan juta rupiah. Dalam unggahan itu terdapat ajakan, “Yang bisa tebak nama kabupaten dengan benar silakan kirim nomor whatsapp-nya sekarang.”

Unggahan tersebut juga menyertakan narasi seolah-olah berasal dari Dedi Mulyadi, termasuk ajakan mengirim jawaban melalui pesan messenger dan menyatakan pemenang akan dihubungi admin. Dalam postingan yang beredar juga terdapat tautan untuk mengirim pesan.

2. Klaim bantuan Rp 50 juta cukup dengan komentar di Facebook
Hoaks lain menyebut Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook. Konten ini diunggah oleh akun bernama “Bapak Aing” pada 9 Januari 2026.

Dalam unggahan tersebut, video disertai narasi yang meminta pengguna tidak melewati video, mengikuti akun, dan menuliskan komentar “amin” agar mendapat rezeki. Pengunggah juga menambahkan keterangan “Yang butuh bantuan dari saya Rp 50.000.000 jt” serta membagikan nomor WhatsApp di kolom komentar untuk mendata pihak yang menginginkan bantuan.

3. Klaim bagi-bagi uang ratusan juta lewat tebak kata di Facebook
Konten serupa juga beredar dalam unggahan Facebook pada 7 November 2025. Dalam postingan itu, Dedi Mulyadi diklaim membagikan uang ratusan juta rupiah melalui kuis tebak nama kota. Narasi yang disertakan mengarahkan pengguna untuk mengirim jawaban dan nomor WhatsApp melalui pesan messenger, dengan klaim bahwa pemenang akan langsung dihubungi.

Unggahan tersebut juga disertai ajakan, “Tebak nama kota di bawah ini dan menangkan bantuannya.”

Masyarakat diimbau waspada terhadap konten di media sosial yang mencatut nama pejabat publik untuk menawarkan bantuan dana, kuis, atau hadiah dengan syarat mengirim nomor pribadi atau menghubungi tautan dan nomor tertentu.