Hoaks Kuis Tebak Kata Berhadiah Ratusan Juta Marak di Medsos, Nama Dedi Mulyadi hingga Anies Dicatut

Hoaks Kuis Tebak Kata Berhadiah Ratusan Juta Marak di Medsos, Nama Dedi Mulyadi hingga Anies Dicatut

Informasi bohong atau hoaks terkait kuis tebak kata dengan iming-iming hadiah hingga ratusan juta rupiah kembali marak beredar di media sosial. Dalam sejumlah unggahan, pelaku hoaks kerap mencatut nama tokoh terkenal dan menyertakan tautan untuk mengarahkan pengguna mengirim pesan.

Salah satu nama yang berulang kali dicatut adalah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pola hoaks serupa juga menggunakan video yang telah dimodifikasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar terlihat seolah-olah tokoh yang bersangkutan benar-benar mengumumkan kuis berhadiah.

Berikut beberapa contoh hoaks kuis tebak kata yang telah diverifikasi kebenarannya.

1. Klaim Dedi Mulyadi menggelar kuis tebak kata nama kota berhadiah ratusan juta

Cek Fakta Liputan6.com menemukan unggahan Facebook pada 27 April 2026 yang menampilkan klaim video Dedi Mulyadi mengumumkan kuis tebak kata nama kabupaten/kota dengan hadiah ratusan juta rupiah. Unggahan itu memuat ajakan, “Yang bisa tebak nama kabupaten dengan benar silakan kirim nomor whatsapp-nya sekarang”.

Dalam narasi yang menyertai video, Dedi Mulyadi disebut menyampaikan pesan kepada warga Jawa Barat, termasuk yang berada di luar negeri, dan meminta jawaban dikirim melalui messenger. Unggahan tersebut juga disertai tautan untuk mengirim pesan.

2. Klaim Anies Baswedan mengumumkan kuis tebak kata berhadiah Rp 100 juta

Cek Fakta Liputan6.com juga mendapati unggahan Facebook sejak 19 April 2026 yang mengklaim mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan tebak kata berhadiah Rp 100 juta. Dalam unggahan tertulis ajakan, “Tebak Kata Berhadiah! Jawab dengan benar & menangkan Rp100.000.000 ... siapa cepat dia dapat ... Kirim jawabanmu sekarang!”

Video yang disertakan menampilkan narasi seolah-olah Anies menjanjikan hadiah bagi siapa pun yang menebak kata dari gambar dengan benar, dengan batas waktu “hanya berlaku hari ini”, serta meminta jawaban dikirim melalui messenger. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan kirim pesan.

3. Klaim Soimah membagikan bantuan Rp 100 juta hanya dengan menyusun kata di Facebook

Hoaks serupa juga mencatut nama publik figur Soimah. Salah satu unggahan di Facebook pada 30 Oktober 2025 menampilkan video yang mengklaim Soimah akan membagikan dana bantuan Rp 100 juta kepada siapa saja yang menjawab pertanyaan dalam video dan mengirim jawaban melalui messenger.

Unggahan itu disertai narasi bertema “rezeki” yang mengarahkan pengguna untuk mengikuti kuis dan mengirim jawaban. Klaim tersebut beredar luas di media sosial.

Maraknya hoaks dengan pola kuis tebak kata menunjukkan perlunya kewaspadaan saat menemukan unggahan yang menjanjikan hadiah besar, terlebih jika disertai tautan dan permintaan mengirim pesan melalui aplikasi tertentu. Modus semacam ini kerap memanfaatkan nama tokoh terkenal dan video yang telah dimanipulasi untuk meyakinkan calon korban.

Melalui kanal Cek Fakta, Liputan6.com menyatakan terus melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar guna meningkatkan literasi media. Masyarakat juga dapat melaporkan informasi yang diduga hoaks untuk ditelusuri lebih lanjut.