Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menuntaskan penyelidikan terkait peristiwa yang menyebabkan tewasnya empat prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lebanon selatan.
Keempat prajurit tersebut tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sebagai pasukan penjaga perdamaian. Indonesia juga meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan serta memastikan adanya akuntabilitas atas insiden tersebut.
Desakan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian Indonesia terhadap keselamatan personel yang bertugas dalam misi perdamaian PBB, sekaligus untuk memperoleh kejelasan menyeluruh mengenai peristiwa yang menewaskan empat prajurit TNI.

