Perbincangan mengenai jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 kembali ramai setelah muncul informasi bahwa pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan.
Di sejumlah konten YouTube dan sebagian pemberitaan, disebutkan THR 2026 akan cair pada awal Ramadan. Klaim tersebut merujuk pada pernyataan Menteri Keuangan yang menyampaikan harapan agar pencairan dapat dilakukan pada awal masa puasa.
Namun, terdapat versi lain yang mengacu pada pola regulasi tahun-tahun sebelumnya, yakni THR biasanya dibayarkan paling cepat 10–15 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri. Perbedaan informasi ini memunculkan pertanyaan: kapan THR 2026 benar-benar cair?
Berdasarkan pemberitaan sejumlah media nasional, Kementerian Keuangan memastikan anggaran sekitar Rp55 triliun telah dialokasikan untuk pembayaran THR 2026. Dana tersebut diperuntukkan bagi ASN aktif, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, serta pensiunan. Dengan demikian, dari sisi fiskal, anggaran THR 2026 disebut telah masuk dalam perencanaan belanja negara.
Meski begitu, pencairan THR tetap bergantung pada regulasi. Hingga kini, Peraturan Pemerintah (PP) yang secara khusus mengatur THR 2026 belum terbit. Padahal, setiap tahun pembayaran THR didahului penerbitan PP dan aturan teknis dari Kementerian Keuangan.
Sebagai perbandingan, pada 2025 pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025 yang mengatur pembayaran THR dan gaji ke-13. Dalam aturan tersebut, THR disebut dibayarkan paling cepat 15 hari kerja sebelum hari raya. Artinya, meski ada harapan pencairan dilakukan pada awal Ramadan, realisasi waktunya tetap menunggu terbitnya PP resmi.
Untuk kelompok pensiunan, pembayaran THR dilakukan melalui PT TASPEN bagi pensiunan PNS dan PT ASABRI bagi pensiunan TNI/Polri. Taspen juga mengingatkan kewajiban penerima pensiun, antara lain melakukan otentikasi setiap bulan serta melaporkan perubahan data keluarga. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kendala dalam proses pembayaran, termasuk saat pencairan THR 2026.

