Jurgen Klopp menegaskan dirinya belum mempertimbangkan pekerjaan kepelatihan apa pun setelah resmi mundur dari Liverpool pada akhir musim 2023/24. Pernyataan itu sekaligus meredam spekulasi yang mengaitkannya dengan kursi pelatih timnas Inggris sepeninggal Gareth Southgate.
Klopp mengakhiri hampir sembilan tahun masa baktinya di Anfield, dan sejak itu masa depannya kerap menjadi bahan perbincangan. Ia sebelumnya juga dikabarkan menolak tawaran untuk melatih timnas putra Amerika Serikat karena ingin menikmati masa istirahat.
Dalam International Coach's Conference, pelatih asal Jerman tersebut menegaskan belum ada komunikasi terkait pekerjaan baru, baik di level klub maupun tim nasional. “Soal pekerjaan, sama sekali tidak ada apa-apa. Klub tidak, timnas juga tidak. Inggris? Bakal jadi momen kehilangan muka paling besar sepanjang sejarah sepakbola jika saya membuat pengecualian untuk kalian [Inggris],” kata Klopp.
Ia menambahkan bahwa dirinya kemungkinan akan kembali melakukan sesuatu di dunia sepak bola, namun belum dalam waktu dekat. “Saya akan mengerjakan sesuatu lagi. Saya terlalu muda untuk main tenis paddle dan menghabiskan waktu bersama cucu-cucu saya! Apakah melatih lagi? Untuk saat ini enggak dulu. Kita lihat saja bagaimana keadaannya dalam beberapa bulan ke depan. Tapi, untuk saat ini, tidak ada apa-apa,” ujarnya.
Klopp akan dikenang sebagai salah satu manajer tersukses dalam sejarah Liverpool dan Liga Primer Inggris berkat deretan pencapaiannya bersama The Reds. Ia juga pernah mengungkapkan kehabisan energi ketika memutuskan mundur, sehingga masa rehat menjadi prioritasnya saat ini.
Sementara itu, Liverpool memasuki era baru di bawah Arne Slot. Musim 2024/25 dijadwalkan dimulai dengan laga tandang ke markas Ipswich Town pada 17 Agustus, dan Klopp disebut berpotensi tetap memantau perjalanan mantan klubnya selama masa jeda dari dunia kepelatihan.

