Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan informasi yang beredar di media sosial mengenai tautan pendaftaran CPNS Kemenag 2026 adalah hoaks. Penegasan ini disampaikan menyusul maraknya klaim rekrutmen yang mengatasnamakan Kemenag.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama, Wawan Djunaedi, mengatakan hingga kini Kemenag belum membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks,” ujar Wawan di Jakarta, Selasa, 21 Januari 2026.
Wawan menjelaskan, setiap proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag dilakukan secara resmi dan transparan, serta diumumkan melalui kanal resmi pemerintah. Menurut dia, jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pengumuman akan disampaikan melalui situs Kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya.
“Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan tidak jelas,” kata Wawan.
Kemenag juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak memiliki sumber jelas, terutama jika disertai permintaan data pribadi, biaya pendaftaran, atau janji kelulusan. “Kami mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati. Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.
Selain itu, Kemenag meminta masyarakat aktif memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil langkah apa pun.
Dalam penelusuran terkait pendaftaran CPNS 2026, disebutkan bahwa proses pendaftaran dan seleksi CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscasn.bkn.go.id.

