Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan memastikan video viral yang menarasikan seorang jemaah calon haji pria asal Pacitan tersesat di sekitar Masjidil Haram, Makkah, tidak benar.
Video berdurasi sekitar dua menit itu beredar luas di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Dalam rekaman tersebut, pria yang tampil di video mengaku berasal dari Pacitan, Jawa Timur.
Pelaksana Tugas (Plt) Kemenhaj Pacitan, Marjuni, menegaskan bahwa peristiwa dalam video tersebut bukan kejadian pada musim haji tahun ini. Ia menyampaikan klarifikasi untuk meredam kekhawatiran keluarga jemaah di tanah air.
Menurut Marjuni, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Pacitan dipastikan dalam kondisi sehat dan pada Minggu (3/5/2026) masih berada di Madinah untuk menjalankan rangkaian ibadah.
“Mohon maaf, itu peristiwa bukan jemaah Pacitan. Saat ini jemaah Kabupaten Pacitan masih di Madinah,” kata Marjuni saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2026).
Marjuni menambahkan, jemaah asal Pacitan sedang fokus menyelesaikan ibadah di Madinah sebelum jadwal pergeseran menuju Makkah. Ia juga menepis adanya jemaah bernama Kadiman dalam daftar keberangkatan dari Pacitan tahun ini, seperti yang disebut dalam narasi video.
“Insyaallah seluruh kloter Pacitan yang berangkat tahun ini tidak ada nama Kadiman. Kemungkinan aslinya (warga) Pacitan, tapi mendaftar dan berangkat dari kabupaten lain,” ujarnya.
Kemenhaj Pacitan mengimbau masyarakat, khususnya warga Pacitan, agar tidak mudah terpancing informasi dari sumber yang tidak jelas.
Pada musim haji tahun ini, jemaah calon haji asal Kabupaten Pacitan tergabung dalam Gelombang I Kelompok Terbang (Kloter) 25 Embarkasi Surabaya.

