Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengadakan program “tebus motor murah” dengan harga Rp 500.000. Unggahan tersebut memicu perhatian warganet dan memunculkan pertanyaan mengenai kebenaran program yang diklaim ada dalam video itu.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, tidak ditemukan informasi di media sosial milik Dedi Mulyadi yang membahas program tebus motor murah Rp 500.000. Penelusuran melalui Google Search juga tidak menemukan informasi yang mendukung klaim tersebut.
Tim Cek Fakta justru menemukan artikel di laman Jabar Saber Hoaks yang membantah adanya program tebus motor murah sebagaimana disebut dalam video yang beredar.
Untuk memastikan keaslian materi dalam video, Tim Cek Fakta turut memeriksa suara yang terdengar menggunakan perangkat TruthScan dan Undetectable, yang dapat mendeteksi apakah suara dihasilkan oleh kecerdasan buatan atau bukan. Hasil identifikasi TruthScan menunjukkan suara yang mengatasnamakan Dedi Mulyadi dalam video tersebut merupakan rekayasa AI dengan probabilitas mencapai 99 persen.
Dengan demikian, video yang mengeklaim Dedi Mulyadi mengadakan program tebus motor murah Rp 500.000 dinyatakan sebagai konten hasil manipulasi. Hingga penelusuran dilakukan, tidak ada informasi valid yang membenarkan adanya program tersebut.

