Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dilaporkan menjadi sasaran serangan fitnah digital dalam bentuk penyebaran hoaks secara masif. Informasi menyesatkan yang beredar mencakup isu operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga narasi terkait pajak kendaraan.
Menanggapi situasi tersebut, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyampaikan peringatan kepada publik agar lebih waspada terhadap peredaran konten yang dimanipulasi, termasuk yang dibuat atau diubah dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Mafindo menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan membagikan informasi, terutama ketika konten yang beredar berpotensi menyesatkan dan merugikan pihak tertentu. Publik diimbau untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

