Klaim Prabowo Siap Hentikan Program Makan Bergizi Gratis Disebut Hoaks

Klaim Prabowo Siap Hentikan Program Makan Bergizi Gratis Disebut Hoaks

Sebuah narasi di media sosial mengklaim Presiden Prabowo Subianto siap menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika rakyat merasa tidak bahagia. Klaim tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di Facebook.

Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan narasi itu tidak benar. Tidak ditemukan jejak digital pernyataan Prabowo yang menyebutkan rencana penghentian program MBG, baik dalam pemberitaan media massa, rilis resmi, maupun pernyataan di hadapan publik.

Informasi yang tersedia justru menunjukkan Prabowo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program MBG. Dalam diskusi bersama jurnalis dan pakar, Prabowo menyatakan program tersebut tetap berjalan meski menghadapi tekanan anggaran serta kritik terkait pelaksanaan di lapangan.

“Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” tegas Prabowo, dikutip dari rilis Badan Komunikasi (Bakom) RI pada Minggu, 22 Maret 2026. Ia juga menambahkan, “Uang kita ada. Tinggal kita organisir, kita kurangi kebocoran.”

Program MBG dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dalam menekan angka stunting dan memperkuat fondasi pembangunan generasi mendatang.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Prabowo siap menghentikan program MBG dinyatakan sebagai hoaks. Hingga kini tidak ada pernyataan Prabowo yang mendukung klaim tersebut, sementara pernyataan yang terdokumentasi justru menegaskan program MBG akan tetap berjalan.