DENPASAR — Sengketa internal yang terjadi di The Dharma Experience, Pecatu, serta upaya untuk menggulingkan Direktur Utama PT Melali Management and Consultancy, Jake Seaforth Mackenzie, disebut melibatkan sejumlah investor asing asal Australia. Kuasa hukum pihak terkait, Nikolas Johan Kilikily, SH., MH., juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam konflik di lingkungan Dharma Restaurant.
Nikolas menyatakan pihaknya mengantongi sejumlah bukti, antara lain rekaman CCTV, video dokumentasi, dan percakapan telepon, yang diklaim menunjukkan kehadiran oknum aparat di lokasi. Dalam dokumentasi yang disebut dikantongi, terlihat seorang oknum aparat berjaga seorang diri pada hari kedua dengan tujuan memantau sekaligus mengantisipasi kedatangan Jake Mackenzie.
Menurut Nikolas, keberadaan oknum aparat tersebut disebut atas perintah komandan atau pimpinan, yang diduga menerima permintaan dari sejumlah pemegang saham. Ia menyebut salah satu nama yang terkait adalah Dean Morrison. Informasi tersebut, kata Nikolas, sebelumnya juga disebut berasal dari David James Parry.
Situasi itu juga disebut diperkuat oleh keterangan saksi di lokasi, Yulia Wahyuni, selaku Direktur Utama CV Budha Dharma Jaya dan PT Ramana Maharshi Arunachala. Yulia dikatakan mendapati langsung adanya oknum yang berjaga dan siap melarang Jake Mackenzie masuk ke area restoran.
Selain itu, Nikolas menyebut rekaman percakapan telepon antara tim manajemen dengan oknum aparat memperjelas adanya instruksi pengamanan tersebut. Saksi lain, Komang Evi Trisna Dewi selaku FOH Manager Dharma Restaurant, juga menyatakan bahwa kehadiran aparat tersebut berkaitan dengan rasa tidak nyaman serta ancaman yang dirasakan terhadap kemungkinan kedatangan Jake Mackenzie.
Nikolas juga menyebut adanya bukti percakapan WhatsApp antara Dean Morrison dan Yulia Wahyuni yang diklaim menunjukkan pengakuan terkait permintaan menghadirkan aparat ke lokasi.
Kuasa hukum menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelampauan kewenangan, dengan alasan pengamanan internal seharusnya berada di bawah otoritas manajemen resmi. Nikolas menambahkan, hasil investigasi pihaknya juga mengindikasikan keterlibatan sejumlah investor di balik konflik The Dharma Experience.
Dalam keterangannya, Nikolas menyebut setidaknya ada lima investor asal Australia yang terkait dalam konflik tersebut, yakni Peter Wallace Grant (pemilik Uluwatu Investment Co. Pty Ltd), David Bernard Cullen (pemilik Moksa Raw Pty Ltd), Paul Berkelouw (pemilik Moksa Raw Pty Ltd), Dean Charles Morrison (pemilik Ikaika Dean Morrison Pty Ltd), dan Douglas Murray Warbrick (pemilik NEUT Pty Ltd).

