Aksi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) berlanjut hingga memasuki halaman Kantor DPRD Kaltim, Senin (4/5/2026). Mereka mendatangi kompleks gedung dewan untuk mengawal rapat paripurna terkait hak angket.
Massa sebelumnya bergerak dari titik kumpul di kawasan Islamic Center sekitar pukul 15.40 WITA. Rombongan kemudian tiba di kompleks DPRD Kaltim pada pukul 16.50 WITA.
Perwakilan massa dari BEM KM Universitas Mulawarman, Wira Saguna, mengatakan kehadiran mahasiswa merupakan kelanjutan dari tuntutan sebelumnya yang dinilai belum mendapatkan kejelasan. Ia menyebut aksi bertajuk “214 Jilid II” tetap membawa agenda yang sama, terutama terkait hak angket.
“Di aksi hari ini kami membawa tuntutan kemarin yang kami kawal sampai hari ini, terutama soal hak angket. DPRD sudah menyampaikan akan membahas, maka kami sepakat kembali ke jalan untuk mengawal itu,” ujar Wira saat ditemui di lokasi aksi.
Menurutnya, aksi kali ini juga bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang disebut menjadi penguat semangat mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi.
“Kesejahteraan buruh dan keadilan pendidikan sampai hari ini masih menjadi persoalan mendasar di Kalimantan Timur, dan itu yang terus kami suarakan dalam aksi ini,” katanya.
Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pembahasan hak angket dilakukan secara terbuka dan dapat diakses publik. Mereka menilai transparansi penting agar masyarakat dapat menilai sikap para wakil rakyat.

