Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menghadiri Perayaan dan Ibadah Paskah Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN pada Jumat (24/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh jajaran menjadikan Paskah sebagai momentum kebangkitan bersama, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Berbicara dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring di Aula Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Nusron menekankan bahwa semangat Paskah dapat dimaknai sebagai dorongan kebangkitan yang lebih luas. Ia menyampaikan bahwa yang membutuhkan semangat kebangkitan bukan hanya dalam konteks keagamaan, melainkan juga bangsa Indonesia.
“Saudara-saudari sekalian, yang butuh Paskah, yang bangkit itu tidak hanya Yesus Kristus. Bangsa Indonesia itu juga butuh Paskah. Jadi semangat dan spiritnya Paskah itu bukan hanya spirit secara fisik. Tapi ada spirit kebangkitan secara cita-cita,” ujar Nusron.
Ia juga menegaskan bahwa semangat Paskah perlu diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, makna Paskah tidak berhenti pada simbol, melainkan harus menjadi dorongan konkret untuk perubahan dan kemajuan.
“Secara fisik, secara mental dan kemudian dibangkitkan, diwujudkan dalam kebangkitan dalam gerakan dan aksi,” ucapnya.

