Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Inspektorat Daerah meluncurkan program inovasi bertajuk “Kawal Juara” untuk memperkuat akuntabilitas serta efektivitas pengawasan internal pemerintahan. Peluncuran berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (25/2/2026), sebagai bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan berintegritas.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Morowali, Ashar Ma’aruf, mengatakan “Kawal Juara” dihadirkan sebagai ruang kolaboratif guna berbagi informasi, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Ia menekankan pentingnya integritas sebagai nilai utama dalam setiap proses pengawasan dan pelaksanaan tugas aparatur.
Menurut Ashar, pengawasan tidak hanya berfungsi sebagai kontrol, tetapi juga mendorong budaya transparansi dan keterbukaan di seluruh perangkat daerah.
Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Nur Alam menjelaskan bahwa “Kawal Juara” merupakan akronim dari Kawal Akuntabilitas Pengawasan Morowali Juara. Program ini dirancang sebagai wadah pengawasan, saluran pelaporan, sekaligus sarana transparansi pemerintahan.
Nur Alam menyampaikan bahwa inovasi tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintahan, termasuk penyampaian laporan terkait dugaan penyimpangan dan pelayanan publik. Penjelasan itu disampaikan dalam materi sosialisasi di hadapan Camat Bungku Tengah Sudarmin Latuo, para lurah, dan kepala desa se-Kecamatan Bungku Tengah.
Melalui program ini, Inspektorat memperkuat fungsi pencegahan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meminimalisasi potensi penyimpangan, meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, serta membangun budaya kerja yang akuntabel di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Nur Alam menambahkan, “Kawal Juara” juga mendorong sinergi antara Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan seluruh OPD agar pengawasan bersifat solutif dan edukatif.
Untuk memudahkan akses, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi “Kawal Juara” dengan memindai barcode yang telah diserahkan kepada masing-masing lurah, pemerintah desa, dan perwakilan kepala sekolah. Laporan kemudian diisi melalui formulir digital dan dikirim melalui sistem.
Dengan peluncuran program ini, Pemerintah Kabupaten Morowali menegaskan komitmen menjadikan Inspektorat sebagai garda terdepan pengawasan yang profesional dan independen, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mengawal pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

